BPOM GOES TO CAMPUS UIN CERMAT DAN CERDAS DALAM MEMILIH/MEMBELI/MENGGUNAKAN OBAT DAN MAKANAN
45Foto Utama.JPG

BPOM GOES TO CAMPUS UIN

CERMAT DAN CERDAS DALAM MEMILIH/MEMBELI/MENGGUNAKAN

OBAT DAN MAKANAN

 

Dalam upaya pemberdayaan konsumen khususnya mahasiswa, Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM RI melaksanakan kegiatan BPOM ‘GOES TO CAMPUS’ pada hari Jumat, 12 Juni 2015 yang lalu. Kegiatan yang dilaksanakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, dibuka oleh Rektor UIN, Prof. Dr. Dede Rosyada dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen pengajar di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hadir sebagai pembicara Kepala Biro Hukum dan Humas, Budi Djanu Purwanto, SH., MH.; Kepala Sub Direktorat Penilaian Produk II (Kosmetik) Direktorat Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetika, Dra. RR. Maya Gustina Andarini, MSC, Apt.; Kasie Penyuluhan Institusi dan Masyarakat, Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya, Dra. Ratminah, S.Si., Apt., MP; dan Dosen Prodi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan UIN, Zilhadia, M.SI., Apt.

Dalam diskusinya, Kepala Biro Hukum dan Humas menjelaskan mengenai pengawasan Obat dan Makanan yang merupakan kewenangan BPOM. Selain itu, Beliau juga menyampaikan betapa pentingnya membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan. Konsumen berkewajiban untuk memilih dengan teliti produk yang akan dikonsumsi dengan memperhatikan label, nomor registrasi, dan tanggal kadaluarsa. Pada sesi tanya jawab mahasiswa dan dosen yang hadir sangat antusias menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan Obat dan Makanan yang dilakukan oleh Badan POM.

Pada sesi berikutnya Kepala Sub Direktorat Penilaian Produk II (Kosmetika) memberikan penjelasan mengenai ‘Kosmetika yang Bermanfaat’. Mahasiswa diberikan tips-tips memilih kosmetika yang aman dan sesuai dengan kebutuhannya serta penjelasan mengenai contoh bahan berbahaya/bahan yang dilarang penggunaannya dalam kosmetika. Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan mengenai ‘Halal dan Thoyyib, Kuno atau Modern?’ yang disampaikan oleh Ibu Zilhadia, M.SI., Apt.

Kasie Penyuluhan Institusi dan Masyarakat dalam paparannya bertema “Penyalahgunaan Bahan Berbahaya Pada Pangan” menjelaskan bahwa pangan yang tersedia harus layak dan aman dikonsumsi karena berguna untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan meningkatkan kecerdasan. Masyarakat harus mewaspadai penyalahgunaan bahan berbahaya karena masih banyak dijumpai pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin pada tahu, mie basah, ikan segar, dan ayam; boraks pada bakso, kerupuk, lontong, dan empek-empek; serta pewarna tekstil Metanil Yellow maupun Rhodamin B pada pangan berwarna kuning dan merah seperti kerupuk, tahu, mie, terasi, dan sirup.

Uji cepat menggunakan rapid test kit terhadap sampel pangan yang dibeli di kantin UIN dilakukan oleh Tim dari Balai POM Serang bersama Mobil Laboratorium Keliling memberikan hasil uji negatif. Dengan adanya kegiatan BPOM ‘GOES TO CAMPUS’ ini, para peserta EDUKASI KONSUMEN dapat menjadi Duta BPOM dalam menyebarkan informasi obat dan makanan kepada anggota keluarga, rekan-rekan di lingkungan kampus dan sekitarnya, serta kelompok masyarakat lainnya, sehingga masyarakat dapat menjadi konsumen yang cermat dan cerdas dalam memilih/membeli/menggunakan obat dan makanan.

Untuk layanan informasi dan pengaduan hubungi Contact Center Halo BPOM 1500533, SMS 08121999533, atau email ke halobpom@pom.go.id.

Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli.