BPOM GOES TO FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS INDONESIA CERMAT DAN CERDAS DALAM MEMILIH/MEMBELI/MENGGUNAKAN OBAT DAN MAKANAN
77Foto Utama.JPG

BPOM GOES TO FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS INDONESIA

CERMAT DAN CERDAS DALAM MEMILIH/MEMBELI/MENGGUNAKAN

OBAT DAN MAKANAN

 

Selasa, 16 Juni 2015 yang lalu, Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM RI kembali menyelenggarakan kegiatan BPOM ‘GOES TO CAMPUS’ yang bertempat di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia, Depok. Acara yang dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi UI, Dr. Mahdi Jufri, M.Si., Apt diikuti oleh mahasiswa dan dosen pengajar di lingkungan Fakultas Farmasi dan fakultas lainnya di Rumpun Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia. Hadir sebagai pembicara Kepala Biro Hukum dan Humas, Budi Djanu Purwanto, SH., MH.; Direktur Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan, dan Kosmetik, Dra. Frida Tri Hadiati, Apt.; dan Kasie Penanggulangan Produk Ilegal Direktorat Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT, Priharika Septyowati, S.Si., Apt, MKM.

Dalam acara kali ini, Kepala Biro Hukum dan Humas menjelaskan mengenai pengawasan Obat dan Makanan yang merupakan kewenangan BPOM. Beliau juga menyampaikan betapa pentingnya membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan. Konsumen berkewajiban untuk memilih dengan teliti produk yang akan dikonsumsi dengan memperhatikan label kemasan, nomor izin edar, dan tanggal kadaluarsa (cek KIK). Mahasiswa dan dosen yang hadir sangat antusias menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan Obat dan Makanan yang dilakukan oleh Badan POM.

Pada sesi selanjutnya, Direktur Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan, dan Kosmetik memberikan penjelasan mengenai ‘Kosmetika yang Bermanfaat’. Peserta yang hadir diberikan tips-tips memilih dan menggunakan kosmetika yang aman, sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, diberikan pula penjelasan mengenai contoh bahan berbahaya/bahan yang dilarang penggunaannya dalam kosmetika.

Di sesi terakhir, Kasie Penanggulangan Produk Ilegal Direktorat Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT memberikan pemaparan mengenai ‘Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal’. Semakin maraknya kasus peredaran obat dan makanan palsu, mengharuskan kita sebagai konsumen memiliki pemahaman untuk cermat dan cerdas dalam memilih obat dan makanan yang beredar agar dapat terhindar dari risiko negatif kesehatan akibat konsumsi obat dan makanan ilegal. Beberapa tips diberikan agar peserta terhindar dari penggunaan obat ilegal termasuk palsu. Dalam sesi ini, peserta sangat antusias mengikuti kuis interaktif ‘Mencari Perbedaan dari Dua Gambar’ sebagai simulasi dalam membedakan obat asli dan palsu yang beredar di masyarakat.

Tim dari Balai Besar POM di Bandung bersama Mobil Laboratorium Kelilingnya ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Uji cepat menggunakan rapid test kit yang dilakukan terhadap sampel pangan yang dibeli di lingkungan sekitar Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia memberikan hasil uji negatif. Dengan adanya kegiatan BPOM ‘GOES TO CAMPUSini, para peserta EDUKASI KONSUMEN dapat menjadi Duta BPOM dalam menyebarkan informasi obat dan makanan kepada anggota keluarga, rekan-rekan di lingkungan kampus dan sekitarnya, serta kelompok masyarakat lainnya, sehingga masyarakat dapat menjadi konsumen yang cermat dan cerdas dalam memilih/membeli/menggunakan obat dan makanan.

Untuk layanan informasi dan pengaduan hubungi Contact Center Halo BPOM 1500533, SMS 081219999533, atau email ke halobpom@pom.go.id.

Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli.