ULPK Goes to Campus UHAMKA
74uhamka1.JPG

ULPK Goes to Campus UHAMKA

 

Kegiatan kedua Dalam rangkaian kegiatan BPOM Goes to School, Campus, and Community sebagai upaya pemberdayaan konsumen khususnya mahasiswa, Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM RI melaksanakan kegiatan BPOM ‘GOES TO CAMPUS’ pada hari Rabu, 16 Maret 2015 yang lalu. Kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Muhamadiyah Prof. Dr. M. HAMKA (UHAMKA) yang berlokasi di Jalan Delima ll, Jakarta, dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA, Drs. Budi Arman, M.Kes., Apt  dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen pengajar di lingkungan Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA Jakarta.

Hadir sebagai pembicara Staf Khusus Kepala BPOM, Budi Djanu Purwanto, SH., MH.; Kepala Sub Direktorat Penilaian Produk II (Kosmetik) Direktorat Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetika, Dra. RR. Mayagustina Andarini, MSC, Apt.; dan Kasie Penanggulangan Produk Ilegal Direktorat Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT, Priharika Septyowati, S.Si., Apt, MKM.

Dalam diskusinya, Staf Khusus Kepala BPOM menjelaskan mengenai pengawasan Obat dan Makanan yang merupakan kewenangan BPOM. Selain itu, Beliau juga menyampaikan betapa pentingnya membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan. Konsumen berkewajiban untuk memilih dengan teliti produk yang akan dikonsumsi dengan memperhatikan label, nomor registrasi, dan tanggal kadaluarsa. Pada sesi tanya jawab mahasiswa dan dosen yang hadir sangat antusias menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan Obat dan Makanan yang dilakukan oleh BPOM.

Pada sesi berikutnya Kepala Sub Direktorat Penilaian Produk II (Kosmetika) memberikan penjelasan mengenai ‘Kosmetika yang Bermanfaat’. Mahasiswa diberikan tips-tips memilih kosmetika yang aman dan sesuai dengan kebutuhannya serta penjelasan mengenai contoh bahan berbahaya/bahan yang dilarang penggunaannya dalam kosmetika.

Di sesi terakhir, Kasie Penanggulangan Produk Ilegal Direktorat Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT memberikan pemaparan mengenai ‘Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal’. Semakin maraknya kasus peredaran obat dan makanan palsu, mengharuskan kita sebagai konsumen memiliki pemahaman untuk cermat dan cerdas dalam memilih obat dan makanan yang beredar agar dapat terhindar dari  risiko negatif kesehatan akibat konsumsi obat dan makanan ilegal. Beberapa tips diberikan agar peserta terhindar dari penggunaan obat ilegal termasuk palsu. Dalam sesi ini, peserta sangat antusias mengikuti kuis interaktif ‘Mencari Perbedaan dari Dua Gambar’ sebagai simulasi dalam membedakan obat asli dan palsu yang beredar di masyarakat.

Diharapkan dengan adanya kegiatan edukasi konsumen ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat dan makanan yang aman, berkhasiat, dan bermutu.  

Untuk layanan informasi dan pengaduan hubungi Contact Center Halo BPOM 1500533, SMS 081219999533, atau email ke halobpom@pom.go.id. Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli.