Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE Bersama Lintas Sektor
631.jpeg

Untuk memperkuat Sistem Pengawasan Obat dan Makanan, dan sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan, Badan POM melaksanakan program strategis yakni kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan makanan bersama lintas sektor di 3 (tiga) lokasi kecamatan yaitu Kecamatan Sugihwaras, Kecamatan Kanor, dan Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Biro Humas dan Dukungan Strategis Pimpinan,  Badan POM, Balai Besar POM di Surabaya dan Komisi IX DPR RI sebagai mitra kerja Badan POM.

Kegiatan KIE yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 1 dan 2 April 2019, mengusung tema “Bakti BPOM untuk Negeri, Wujudkan Obat dan Makanan Aman” dengan jumlah peserta masing-masing kecamatan 200 0rang. Peserta terdiri dari masyarakat setempat, perwakilan lintas sektor seperti kepolisian, Komando Rayon Militer (Koramil), Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dan anggota organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Kegiatan berlangsung meriah dan kondusif, peserta sangat antusias menyimak materi narasumber yang menarik dan relevan dengan tema dan kebutuhan keseharian masyarakat. Untuk menambah daya tarik peserta terhadap materi yang disampaikan, acara diselingi kuis dengan hadiah berbagai gimmick menarik bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan maupun yang aktif bertanya.

 

Selain tokoh masyarakat dari Anggota Komisi IX DPR RI, Abidin Fikri, SH., MH., narasumber yang hadir dalam acara tersebut yaitu Kepala Balai Besar POM di Surabaya, Drs. I. Made Bagus Gerametta, Apt., Kepala Bagian Pengaduan Masyarakat, Biro Humas dan DSP, Badan POM, Nurvika Widyaningrum, S.Si., Apt., M. Epid., dan, Kepala Sub Bagian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi, Biro Humas dan DSP, Badan POM, Eka Rosmalasari, S.Si., Apt., MKM.  serta narasumber dari lintas sektor yaitu Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Suharto, SH., M.Si., Kepala Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras , H.Amir, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Nuryasin, SH., dan Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Ngraho, Eka Puspitasari, S.Sos.

 

Narasumber dari Badan POM menyampaikan materi terkait tips memilih dan membeli obat dan makanan yang aman, termasuk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik. Peserta juga dipandu cara menggunakan aplikasi Cek BPOM untuk memastikan suatu produk telah atau belum terdaftar di Badan POM. Sedangkan narasumber lintas sektor menyampaikan materi terkait pengawasan produk obat dan makanan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, mengelola obat dengan benar dengan Dagusibu (Dapatkan obat di tempat yang benar, Gunakan obat sesuai dengan indikasi dan aturan pakai, Simpan obat sesuai yang tertulis di kemasan dan Buang obat yang sudah rusak dan kedaluwarsa) serta menghimbau peserta untuk selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi obat.

“Pengawasan obat dan makanan dapat terlaksana dengan optimal karena ada partisipasi masyarakat. Oleh karena itu masyarakat harus cerdas dalam memilih dan mengkonsumsi obat dan makanan yang aman,” ujar Abidin Fikri, narasumber Anggota Komisi IX DPR RI. Masyarakat diminta untuk waspada bila minum jamu yang memiliki efek cepat/cespleng karena diduga mengandung bahan kimia obat (BKO) yang akan merusak organ tubuh, juga agar hati-hati jika membeli obat sachet (obat setelan) yang dijual di warung tanpa label.

Tidak lupa Abidin Fikri juga mengajak peserta agar sebelum membeli dan mengkonsumsi obat dan makanan selalu Cek KLIK yaitu Cek Kemasan, pastikan kemasan dalam kondisi baik, tidak bocor; Cek Label, pastikan kelengkapan informasi pada labelnya seperti merek dagang, nomor izin edar, nama dan alamat produsen, dll; Cek Izin Edar, pastikan ada nomor registrasi dari BPOM dan Cek Kedaluwarsa, pastikan tidak melebihi tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan serta berpesan kepada peserta agar ilmu yang telah didapatkan dapat diinformasikan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Apabila ragu atas obat dan makanan yang dikonsumsi atau memerlukan informasi terkait obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik dan pangan masyarakat dapat menghubungi contact center HaloBPOM 1500533.