Kosmetik
PERSYARATAN PENDAFTARAN KOSMETIKA IMPOR

Pertanyaan :

Persyaratan apa yang harus dilampirkan apabila ingin mendaftarkan kosmetika impor dan bagaimana prosedurnya?

 

Jawaban :

Berdasarkan Anak Lampiran II.3 Bagian Kedua Poin E Peraturan Kepala BPOM Nomor 39 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Publik di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Kepala BPOM Nomor 15 Tahun 2016, berikut persyaratan yang harus dipenuhi saat mengajukan permohonan notifikasi kosmetika di BPOM.

  1. Dokumen Administratif

Kosmetika Impor

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Angka Pengenal Importir (API) yang masih berlaku
  • Surat Penunjukan Keagenan yang masih berlaku mencantum masa berlaku dari negara asal
  • Sertifikat atau surat keterangan yang menyatakan pabrik kosmetika di negara asal telah menerapkan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) sesuai dengan bentuk sediaan yang akan dinotifikasi dari pejabat pemerintah yang berwenang atau lembaga yang diakui di negara asal dan dilegalisir oleh Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal RepublikIndonesia setempat untuk pabrik yang berlokasi di luar ASEAN
  • Sertifikat CPKB atau surat pernyataan penerapan CPKB sesuai dengan bentuk sediaan yang akan dinotifikasi untuk pabrik yang berlokasi di ASEAN
  • Certificate of Free Sale (CFS) dikeluarkan pejabat berwenang di negara asal yang dilegalisir KBRI atau Konsulat Jenderal (khusus impor dari luar Negara ASEAN)

 

  1. Dokumen Teknis
  2. Formula kualitatif dan kuantitatif, di-entry dalam template notifikasi secara online melalui website BPOM http://notifkos.pom.go.id/bpom-notifikasi
  3. Data pendukung keamanan bahan kosmetik (jika diperlukan)
  4. Data pendukung klaim (jika diperlukan)
  5. Contoh produk (jika diperlukan)
  6. Dokumen Informasi Produk (DIP) lengkap disimpan oleh Pemohon. DIP harus dapat

ditunjukkan bila sewaktu-waktu dinilai/diaudit oleh Badan POM

 

Peraturan lengkap dapat diunduh di jdih.pom.go.id.