Kosmetik
KANDUNGAN BABI DALAM KOSMETIK

Pertanyaan :

Apakah kosmetika boleh mengandung babi, jika dilarang apakah peraturan yang mengatur hal tsb?

Jawaban :

Produk kosmetika tidak dilarang mengandung bahan yang berasal dari babi, dan kewajiban produk yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mulai diberlakukan tahun 2019. Namun demikian, produk kosmetika yang akan diedarkan di Indonesia sebaiknya tidak mengandung babi,  karena asal bahan termasuk persyaratan dalam Daftar Informasi Produk yang harus dimiliki oleh produsen/importir. Apabila kosmetika mengandung bahan yang berasal dari babi, maka harus mencantumkan informasi yang jelas tentang kondisi barang sesuai Pasal 7 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang berbunyi "memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan". Informasi mengandung bahan yang berasal dari babi tersebut harus tertera dalam kemasan produk.