Makanan dan Minuman
PRODUK PANGAN YANG WAJIB DIDAFTARKAN DI BPOM

Pertanyaan :

Produk pangan apa saja yang wajib didaftarkan di BPOM?

Jawaban :

Sesuai Pasal 42 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu, dan Gizi Pangan, disebutkan bahwa dalam rangka pengawasan keamanan, mutu dan gizi pangan, setiap pangan olahan baik yang diproduksi di dalam negeri atau yang dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran sebelum diedarkan wajib memiliki surat persetujuan pendaftaran; dan Pangan olahan yang wajib memiliki surat persetujuan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Kepala Badan.

Dalam Penjelasan Pasal 42 ayat (1) Peraturan Pemerintah tersebut, dijelaskan bahwa:

  • Pangan olahan yang dimaksud dalam ketentuan ini mencakup juga pangan olahan tertentu, bahan tambahan pangan, pangan produk rekayasa genetika atau pangan iradiasi.
  • Pangan olahan yang dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia sebagai sumbangan wajib memenuhi ketentuan yang dimaksud dalam Pasal ini.
  • Yang dimaksud dengan kemasan eceran dalam ketentuan ini adalah kemasan akhir pangan yang tidak boleh dibuka untuk dikemas kembali menjadi kemasan yang lebih kecil untuk diperdagangkan.

Pasal 2 ayat (1) dan (2) Peraturan Kepala BPOM Nomor 12 Tahun 2016 tentang Penerapan Pendaftaran Pangan Olahan, disebutkan bahwa setiap pangan olahan baik yang diproduksi di dalam negeri atau diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran wajib memiliki izzin edar yang diterbitkan oleh Kepala Badan. Kemasan eceran adalah kemasan akhir pangan yang tidak boleh dibuka untuk dikemas kembali dan diperdagangan.