Obat
BATAS MAKSIMUM KADAR ALKOHOL PADA OBAT SYRUP

Pertanyaan :

Apakah ada peraturan yang menyatakan kadar maksimum lcohol pada sirup obat?

Jawaban :

Alkohol dalam sirup obat hanya sebagai bahan tambahan (bukan zat aktif), untuk membantu pelarutan suatu zat aktif. Penggunaan hanya terbatas untuk membuat zat aktif yang tidak dapat larut dalam air, terbantu kelarutannya.

Kadar maksimum alkohol dalam sirup obat tidak ada ketentuan tertulis, namun sesuai Keputusan Kepala BPOM Nomor HK.03.1.23.06.10.5166 Tahun 2010 tentang Pencantuman Informasi Asal Bahan Tertentu, Kandungan Alkohol, dan Batas Kedaluwarsa pada Penandaan/Label Obat, Obat Tradisional, Suplemen Makanan, dan Pangan, Alkohol yang digunakan tersebut dicantumkan kadarnya dalam persentase pada komposisi penandaan/label dan menyarankan pemakaian alkohol pada sirup obat sekecil mungkin di bawah 5% hanya terbatas untuk membantu kelarutan zat aktif.