Obat Tradisional
IKLAN DENGAN JANJI HADIAH

Pertanyaan :

Bagaimanakah iklan yang mengatakan bisa memberikan diskon untuk pembelian dalam jumlah besar (3 - 5 Pcs) serta iming-iming hadiah?

Jawaban :

Sesuai dengan Pasal 13 ayat (2) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, disebutkan bahwa “Pelaku usaha dilarang menawarkan, mempromosikan atau mengiklankan obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, alat kesehatan, dan jasa pelayanan kesehatan dengan cara menjanjikan pemberian hadiah berupa barang dan/atau jasa lain”,  maka iklan seperti itu tidak diperbolehkan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 386 Tahun 1994 tentang Pedoman Periklanan Obat Bebas, Obat Tradisional ,Alat Kesehatan, Kosmetika, Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Dan Makanan Minuman disebutkan bahwa Iklan Obat tradisional tidak boleh menawarkan hadiah atau memberikan pernyataan garansi tentang khasiat dan kegunaan obat tradisional.

Berdasarkan EPI (Etika Pariwara Indonesia) disebutkan bahwa kata “gratis”, “cuma-cuma” atau kata lain yang bermakna sama tidak boleh dicantumkan dalam iklan, jika ternyata ada biaya lain yang harus dibayar konsumen.