FAQ
 » 
Obat Tradisional
BENTUK SEDIAAN OBAT TRADISIONAL YANG TIDAK DIPERBOLEHKAN


Pertanyaan :

Apa sajakah bentuk sediaan yang tidak diperbolehkan sebagai obat tradisional?

Jawaban :

Sesuai Pasal 8 Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012 Tentang Registrasi Obat Tradisional dan Pasal 34 ayat (2) Peraturan Kepala BPOM Nomor HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 tentang Kriteria obat Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka, ditetapkan bahwa obat tradisional dilarang dibuat dan/atau diedarkan dalam bentuk sediaan intravaginal, tetes mata, parenteral, dan suppositoria, kecuali digunakan untuk wasir.