HaloBPOM Pastikan Tetap Responsif di Masa Pandemi COVID-19


01 Jun 2020 19

Penetapan status pandemi COVID-19 oleh World Health Organization (WHO) di awal tahun 2020 telah memunculkan dampak bagi aspek sosial ekonomi global termasuk di Indonesia. Hal ini juga telah mempengaruhi pelaksanaan pelayanan publik di berbagai instansi pemerintah. Kondisi pandemi yang menyebabkan terbatasnya aktivitas dan mobilitas karena pemberlakuan work from home (WFH) dan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga berdampak pada Pelayanan Pengaduan Masyarakat dan Informasi Obat dan Makanan melalui Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) dan Contact Center HaloBPOM 1500533.

Sebagai bentuk antisipasi penyebaran COVID-19, untuk sementara pelayanan tatap muka/datang langsung ditiadakan dan semua pelayanan dioptimalkan melalui media komunikasi yang tersedia. Pelayanan tetap dapat diakses melalui telepon, Short Messaging Services (SMS), aplikasi WhatsApp, aplikasi LAPOR!, media sosial official Badan POM (Instagram, twitter, facebook), email, aplikasi BPOM mobile dan subweb ulpk.pom.go.id, dengan penyesuaian waktu pelayanan menjadi pukul 08.30 hingga pukul 16.00 WIB.

Walaupun pelayanan dilaksanakan secara remote (WFH) namun tidak mempengaruhi kuantitas dan kualitas pelayanan yang diberikan. Pada periode WFH 17 Maret hingga 31 Mei 2020 terdapat 3530 layanan yang terdiri dari 3351 (94,93%) layanan informasi dan 179 (5,08%) layanan pengaduan.

Layanan informasi didominasi topik terkait proses registrasi dan sertifikasi, dengan komoditi terbanyak yang ditanyakan adalah pangan dan kosmetika. Pada periode ini seluruh layanan informasi telah selesai ditindaklanjuti. Sedangkan untuk layanan pengaduan, topik pengaduan terbanyak terkait produk ilegal, dengan komoditi terbanyak yang diadukan adalah kosmetika dan pangan. Sebanyak 78,77% layanan pengaduan telah selesai ditindaklanjuti, dan masih terdapat 21,23% layanan yang masih dalam proses tindak lanjut. Penyelesaian tindak lanjut pengaduan terutama yang memerlukan tindak lanjut pemeriksaan lapangan pada masa pandemi COVID-19 menghadapi kendala, karena adanya PSBB di beberapa wilayah, sehingga pemeriksaan baru akan dilaksanakan setelah situasi memungkinkan.

Adanya pandemi COVID-19 tidak akan menghalangi ULPK dan HaloBPOM untuk tetap responsif dan memberikan pelayanan yang terbaik, karena partisipasi masyarakat melalui penyampaian pengaduan tentunya memiliki peran yang penting dalam Sistem Pengawasan Obat dan Makanan.

Bagikan
Whatsapp