Berita Aktual


28 Nov 2021 14

Sinergi Badan POM dan Komisi IX DPR RI Mengedukasi Warga Kembangan Utara

"Sebutkan empat jenis vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan izin edar dari Badan POM?" tanya perwakilan Komisi IX DPR RI kepada peserta Sinergi Edukasi Obat dan Makanan Bersama Mitra BPOM. Setidaknya ada lima orang peserta mengacungkan tangan. Nur Hasanah peserta yang terpilih, menjawab dengan benar walau sedikit tersendat. "Sinovac, Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca," ucapnya. Saat ini telah ada 11 vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM. "Karena itu, masyarakat jangan lagi takut dan khawatir untuk divaksin. Karena vaksin yang digunakan telah diperiksa keamanannya oleh Badan POM," ujar Reghi Perdana, Kepala Biro Hukum dan Organisasi, yang hadir memberikan sambutan.


20 Nov 2021 14

Badan POM Dukung Produk UMKM Indonesia

Hari kedua penyelenggaraan NTB Expo 2021, booth Badan POM kembali ramai dipenuhi pengunjung. Salah satunya adalah Sri Hartuti, seorang pelaku usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Sumbawa. "Saya ini pelaku usaha UMKM dengan produk kopi asli Sumbawa. Produk saya telah memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dari Dinas Kesehatan setempat. Saya ingin meng-upgrade izin menjadi izin edar Badan POM. Sebelumnya saya telah berkonsultasi dengan petugas dari Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram, tapi karena kesibukan jadi lupa bagaimana prosedur untuk mendaftar di Badan POM," jelasnya panjang lebar.


19 Nov 2021 10

Belajar Bersama Badan POM di NTB Expo 2021

Hoaks atau fakta? Obat tradisional Lianhua Qingwen dapat digunakan sebagai obat penyembuh COVID-19".

"Fakta"

"Yakin, Bu?"

"Hoaks-lah. Kan sampai sekarang belum ada obat tradisional yang bisa menyembuhkan COVID-19". Demikian ujar Erly Sumawati, salah seorang pengunjung booth Badan POM dan Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram pada NTB Expo 2021. Erly Sumawati bercerita bahwa dirinya adalah seorang guru yang harus mengetahui banyak hal, termasuk tentang Badan POM, untuk diajarkan kepada anak didiknya. Salah satu yang ingin dipelajarinya yaitu BPOM Mobile, aplikasi yang memudahkan masyarakat mengecek produk Obat dan Makanan yang terdaftar di Badan POM.


14 Nov 2021 12

Jadi Konsumen Cerdas dengan BPOM Mobile

Jakarta - “Sebagai lembaga yang bertugas melakukan pengawasan terhadap produk Obat dan Makanan, Badan POM tidak hanya sekadar turun ke lapangan untuk mengawasi Obat dan Makanan yang telah beredar di masyarakat. Bahkan sebelum produk tersebut beredar, Badan POM telah melakukan pengawasan pre-market untuk memastikan produk tersebut aman, berkhasiat, dan bermutu,” Demikian disampaikan Kepala Biro Hukum dan Organisasi Badan POM, Reghi Perdana, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sinergi Edukasi Obat dan Makanan Bersama Mitra Badan POM di Semanan Jakarta Barat, Minggu (14/11).


12 Nov 2021 41

Cek KLIK, Senjata Untuk Melindungi Diri

Pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Tidak hanya rutin berolah raga dan cukup beristirahat, namun yang terpenting adalah mengonsumsi makanan yang sehat. Subkoordinator SubKelompok Substansi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Badan POM, Yanti Kamayanti Latifa, mengungkapkan satu senjata penting untuk melindungi diri. Cek KLIK, senjata yang dapat digunakan masyarakat untuk melindungi diri dari produk Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan.

 

04 Nov 2021 36

Perkuat Perlindungan Konsumen, Badan POM Ikuti Ajang Indonesian Consumer Protection Award (ICPA)

Jakarta – Sebagai lembaga pengawas Obat dan Makanan, Badan POM terus memperkuat komitmen dalam upaya perlindungan konsumen Obat dan Makanan. Tahun 2021 ini, Badan POM kembali berpartisipasi dalam pemeringkatan Raksa Nugraha-Indonesian Consumer Protection Award (ICPA), merupakan keikutsertaan Badan POM yang kedua dimana tahun 2020 lalu, Badan POM menjadi satu-satunya instansi pemerintah yang berhasil berada di peringkat “Platinum” yaitu peringkat kedua tertinggi setelah “Diamond”.


02 Nov 2021 27

Badan POM Ajak Masyarakat Tidak Jadi Korban Promosi/Iklan

Jakarta - “Produk peninggi badan, naik hingga 15 cm dalam seminggu” atau “Jamu berbahan alami 100 persen original, menyembuhkan kanker tanpa terapi” adalah sebagian contoh promosi/iklan berlebihan yang masih ditemukan Badan POM. Berdasarkan hasil pengawasan Badan POM pada periode tahun 2018 hingga triwulan III tahun 2021, lebih dari 90 persen pelanggaran promosi/iklan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan (OTSK) disebabkan karena mencantumkan klaim berlebihan.

Untuk meningkatkan awareness masyarakat tentang label dan promosi/iklan yang memenuhi ketentuan, serta mendorong peran aktif masyarakat dalam pengawasan label dan iklan OTSK, Badan POM menggelar INTIPS Podcast Series: “Tengok Labelnya, Jangan Tergiur Iklannya”, Selasa (2/11).


02 Nov 2021 44

Tengok Labelnya, Jangan Tergiur Iklannya!

Gaes, bantuin dong. Bantuin nyari obat herbal atau jamu yang cespleng buat ngobatin COVID-19. Kemarin Bibi Neng sekeluarga terkonfirmasi positif jadi harus isoman. Biar cepet sembuh minum obat herbal atau jamu atau suplemen apa ya?”

“Emang udah ada ya Neng, obat herbal atau jamu yang bisa nyembuhin COVID-19? Setau aku, obat herbal/jamu atau obat tradisional mah hanya untuk memelihara kesehatan atau menjaga daya tahan tubuh, bukan untuk ngobatin COVID-19. Hati-hati aah.”

“Waduh, gitu yaa. Soalnya Neng baca banyak yang promosi jamu ini obat herbal itu bisa ngobatin COVID. Ternyata tak bisa ya?”

 


28 Okt 2021 38

Buktikan Diri Berprestasi, HALOBPOM Kembali Raih Medali TBCCI

Jakarta – Komitmen HALOBPOM dalam memberikan pelayanan prima dan menciptakan costumer experience, kembali mendapat apresiasi dalam kompetisi The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2021 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).

Senin (25/10), Badan POM menghadiri Award Ceremony The Best Contact Center Indonesia yang bertempat di The Westin, Jakarta. Acara ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Kompetisi The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2021 yang telah berlangsung sejak Agustus 2021 hingga Oktober 2021.

 

26 Okt 2021 35

Lagi, Badan POM Raih Anugerah Badan Publik Informatif

Badan POM kembali meraih Anugerah Badan Publik Informatif yang disampaikan pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat secara daring (26/10). Badan POM berhasil memperoleh nilai 95,43 dalam penilaian Monitoring dan Evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021.

Monev keterbukaan informasi publik yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk memotret implementasi keterbukaan informasi publik di Indonesia. Pelaksanaan monev terdiri atas dua tahap yaitu pengisian Self-Assessment Questioner (SAQ) yang dimulai pada tanggal 23 Juni 2021 dan presentasi Badan Publik tentang inovasi dan kolaborasi pada 29 September hingga 6 Oktober 2021.