Cek KLIK, Senjata Untuk Melindungi Diri


12 Nov 2021 41

Pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Tidak hanya rutin berolah raga dan cukup beristirahat, namun yang terpenting adalah mengonsumsi makanan yang sehat. Subkoordinator SubKelompok Substansi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Badan POM, Yanti Kamayanti Latifa, mengungkapkan satu senjata penting untuk melindungi diri. Cek KLIK, senjata yang dapat digunakan masyarakat untuk melindungi diri dari produk Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan.

Cek KLIK, cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa. Lebih detail Kamayanti menjelaskan mengenai senjata Cek KLIK. Pertama, pastikan kemasan produk yang akan dibeli dalam kondisi utuh, tidak kembung, tidak penyok, dan tidak bocor. Kedua, perhatikan dengan seksama label produk. Baca setiap informasi yang tertera pada label produk. Dengan begitu kita tahu pasti produk apa yang kita konsumsi/gunakan. Ketiga, cek apakah produk memiliki nomor izin edar dari Badan POM. Terakhir, teliti tanggal kedaluwarsanya, pastikan tidak melebihi tanggal kedaluwarsanya.

Ajakan untuk selalu Cek KLIK sebelum memilih dan mengonsumsi Obat dan Makanan ini disampaikan kepada masyarakat yang menjadi peserta kegiatan Sinergi Edukasi Obat dan Makanan bersama Mitra BPOM, Sabtu (06/11). Kegiatan yang digelar di Kelurahan Palmerah ini merupakan kolaborasi Biro Hukum dan Organisasi Badan POM dengan Komisi IX DPR RI.

Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Reghi Perdana, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa makanan sangat esensi untuk kehidupan sehari-hari, terlebih di saat pandemi. Karena itu masyarakat harus memastikan makanan yang dikonsumsi aman, bermutu dan bergizi. "Disinilah Badan POM hadir, untuk mengawasi produk Obat dan Makanan yang beredar di Indonesia. Mulai dari proses produksi sebelum beredar, sampai produk nanti beredar di pasaran. Termasuk vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi. Kini selain vaksin untuk orang dewasa, lansia, dan remaja, juga telah ada vaksin untuk anak-anak (6-11 tahun)," ungkap Reghi Perdana. "Badan POM juga mengawasi iklan dan promosi, agar tidak menyesatkan masyarakat. Informasi dalam iklan harus benar. Semua dilakukan Badan POM untuk melindungi kesehatan masyarakat," lanjutnya.

Selain mendapatkan tips mengenai cara memilih Obat dan Makanan aman, peserta kegiatan juga diajak untuk mengecek legalitas produk secara langsung menggunakan aplikasi BPOM Mobile. Kepada peserta, Kamayanti meminta agar terlebih dahulu menginstal aplikasi BPOM Mobile yang ada di playstore. Setelah itu peserta diberi beberapa sampel produk Obat dan Makanan untuk dicek apakah sudah terdaftar di Badan POM atau belum. Selain BPOM Mobile, peserta juga diajak berkenalan dengan berbagai akun media sosial Badan POM, mulai dari Instagram, Twitter, Facebook dan channel Youtube. Melalui media sosial tersebut, masyarakat dapat memperoleh update informasi mengenai Obat dan Makanan. Pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi Obat dan Makanan aman diharapkan dapat mendukung percepatan penanganan pandemi di Indonesia. Mari kita berjuang bersama mewujudkan Indonesia bebas dari COVID-19. Indonesia Pasti Bisa!

Bagikan
Whatsapp