Melukis Karya Bersama BPOM


18 Mar 2022 114

Jakarta - BPOM hadir hingga pelosok negeri, mulai dari ujung pulau Sumatra melalui Balai Besar POM di Banda Aceh hingga ujung timur Kabupaten Merauke melalui Balai POM di Manokwari. Talenta-talenta terbaik bangsa mengabdi, berbagi, dan memberi arti bagi Ibu Pertiwi untuk memastikan seluruh produk Obat dan Makanan aman dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Salah satu talenta terbaik BPOM, Oke Dwiraswati, pegawai Biro Hukum dan Organisasi BPOM menerima penghargaan secara langsung dari Kepala BPOM sebagai “Terbaik Peringkat 1 Pegawai Berprestasi BPOM Tahun 2022”, pada ajang perayaan HUT BPOM RI ke-21 yang bertajuk “Bersama BPOM Bangkit Majukan Negeri”, Rabu (16/03).

“Alhamdulilah, senang sekali. Awalnya memang tidak berharap mendapat predikat pertama pegawai berprestasi. Namun, berkat motivasi dari Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Koordinator Kelompok Substansi Pengaduan Masyarakat, dan rekan kerja membuat saya menjadi optimis dan berusaha memberikan yang terbaik. Jadi, keberhasilan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga prestasi Biro Hukum dan Organisasi,” jelas Oke Dwiraswati.

Pemilihan Pegawai Berprestasi merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan BPOM sebagai salah satu upaya penerapan reward dan punishment Aparatur Sipil Negara (ASN) secara konsisten yang sejalan dengan misi BPOM dalam membangun SDM unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan bersama seluruh komponen bangsa dalam rangka peningkatan kualitas manusia Indonesia.

Dalam perjalanan meraih Peringkat 1 Pegawai Berprestasi BPOM, Oke Dwiraswati harus melewati beberapa tahapan penilaian seperti kinerja pegawai, kedisiplinan, profesionalisme, dan integritas. Selain itu, hal yang terpenting untuk mendapatkan gelar tersebut adalah prestasi dan inovasi yang dibangun dalam upaya untuk memudahkan pelayanan publik BPOM. Inovasi tersebut dimuat dalam Vlog yang berjudul “Inovasi E-Formulir dan PPID BPOM Mobile” yang dapat dilihat melalui akun YouTube Biro Hukum dan Organisasi BPOM.

Aplikasi PPID BPOM Mobile memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi tentang pengawasan Obat dan Makanan. Melalui inovasi E-formulir PPID, masyarakat yang ingin memperoleh informasi, mengajukan permintaan informasi publik, dan mengajukan keberatan. Berkat inovasi ini, penyediaan dan pelayanan informasi menjadi lebih cepat dalam pembuatan formulir pelayanan PPID, dokumen juga lebih mudah tertelusur serta pelayanan akan terlaksana sesuai standar. Inovasi E-formulir PPID juga telah mendukung peningkatan nilai monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2020.

Dalam perjalanan 17 tahun berkarya bersama BPOM, Oke Dwiraswati pernah mengalami kesulitan saat pertama kali mendapatkan tugas baru dan adanya kebijakan baru, sementara pengetahuannya masih terbatas. Tantangan lain saat menghadapi konsumen atau pemohon informasi dengan berbagai macam karakter dan tuntutan penyelesaian tindak lanjut informasi yang cepat. Dengan belajar step-by-step, bertanya dengan atasan, dan berkoordinasi dengan rekan kerja, semua tantangan yang ada dapat teratasi.

Dengan perubahan dan dinamika organisasi BPOM sebagai wujud e-government menuntut adanya percepatan dan transparasi pelayanan publik dengan tetap mengedepankan kinerja yang baik sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Perubahan besar pada organisasi membawa perubahan juga pada pribadi Oke Dwiraswati menjadi lebih adaptif terhadap perubahan pola dan budaya kerja.

“Terima kasih banyak BPOM yang telah menyelenggarakan ajang pemilihan pegawai berprestasi tahun 2022. Saya yakin seluruh SDM BPOM memiliki kinerja yang tinggi dan berprestasi melalui caranya masing-masing. Pegawai berprestasi ini merupakan representasi dari sekian banyak talenta terbaik BPOM. Semoga kedepan, BPOM tetap dipercaya oleh masyarakat sebagai lembaga yang profesional, berintegritas, kredibel, inovatif, dan responsif sesuai budaya kerja Badan POM.

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh pegawai khususnya di lingkungan Biro Hukum dan Organisasi BPOM dengan berkinerja lebih baik lagi melalui inovasi dan karya yang diciptakan untuk BPOM dan masyarakat. Kinerja positif berdampak pada manfaat yang dirasakan oleh organisasi dan masyarakat umum sebagai bagian penting dalam mengawal keamanan produk Obat dan Makanan di Indonesia. (PM-Fatimatuzzahro)

Bagikan
Whatsapp