Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-58, BPOM Edukasi Masyarakat tentang Obat dan Makanan Aman


03 Nov 2022 93

Tangerang Selatan - BPOM bersama Instansi/Lembaga lain ikut edukasi masyarakat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD. Dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, gelaran HKN ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Plh. Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, Kamis (3/11).

Pada pembukaannya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi, menargetkan 50 persen obat dan alat kesehatan dapat diproduksi di dalam negeri. “Dibutuhkan komitmen yang kuat dan kerjasama, tidak hanya antara Instansi/Lembaga Pemerintah, namun juga para pelaku industri” tambahnya.

Sebanyak 496 booth pameran inovasi dan teknologi dari berbagai Instansi Pembangunan Kesehatan, mulai dari Industri Farmasi, Kementerian/Lembaga terkait, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit hingga Organisasi Profesi, turun memeriahkan acara ini. Sedangkan peserta dari berbagai kalangan turut menghadiri pameran yang terdiri dari masyarakat, tenaga kesehatan, dan pelaku usaha.

Menteri Kesehatan berkesempatan berkunjung ke booth BPOM dan beramah tamah dengan petugas pramujaga BPOM. Pengunjung pameran HKN ramai mengunjungi booth BPOM. Isu seputar obat sirup paling banyak ditanyakan pengunjung booth BPOM. "Saya ingin minta penjelasan seputar isu obat sirup yang terkontaminasi EG dan DEG. Obat sirup apa saja yang aman untuk dikonsumsi saat ini?" tanya seorang Ibu hamil, Soraya saat mengunjungi booth BPOM.  

Selain dari kalangan masyarakat, tak sedikit para pelaku usaha yang berkonsultasi dan meminta informasi seputar izin produk baik importasi kosmetika, izin obat tradisional, registrasi pangan olahan, dan komoditi lainnya. "Apakah produk pangan olahan kami wajib memiliki Nomor Izin Edar (NIE) BPOM? tanya Benyamin, seorang pelaku usaha.

Pengunjung sangat antusias belajar dan bermain di booth BPOM. Selain edukasi dan konsultasi seputar Obat dan Makanan aman, tersedia beragam kuis interaktif dengan hadiah menarik.  Gauthier, perwakilan dari Kedutaan Besar Perancis antusias bertanya mengenai komoditi yang diawasi oleh BPOM. Gauthier bersemangat ketika dikenalkan aplikasi BPOM Mobile, terutama menu scan produk yang dapat digunakannya untuk mengecek keamanan Obat dan Makanan yang beredar di Indonesia.

Tidak hanya menampilkan berbagai macam booth dari instansi kesehatan, acara juga dimeriahkan dengan seminar, senam, live music, dan pelayanan kesehatan. Gelaran HKN ke-58 ini akan berlangsung hingga tanggal 5 November 2022, jadi jangan lewatkan pameran ini dan kunjungi booth BPOM. (Fatimatuzzahro-PM)

Bagikan
Whatsapp