“Mobil HALOBPOM Masuk Karawang - Jawa Barat, Kampanyekan kataBPOM”


01 Jun 2023 529

Karawang – “BPOM menjamin Obat dan Makanan aman, bermanfaat/berkhasiat, dan bermutu yang beredar di sekitar kita”, ungkap Yanti Kamayanti Latifa, Ketua Tim Kerja Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Biro Hukum dan Organisasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), saat memaparkan materi pada kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan dalam rangkaian kampanye kataBPOM melalui Mobil HALOBPOM kepada komunitas sekolah (Kepala Sekolah, Pengurus Yayasan, Dewan Guru, Pegawai dan Siswa-siswi) sebanyak lebih dari 150 orang perserta dari Madrasah Tsanawiyyah dan SMK Al-Hurriyyah di Yayasan Al-Maárif, Kecamatan Kutawaluya Karawang Jawa Barat (Selasa,30/5/2023) serta lebih dari 200 orang peserta dari SMP Islam dan SMK Mandalla di Yayasan Al-Muawanah, Kecamatan Karawang, Jawa Barat (Rabu, 31/5/2023).

Kegiatan KIE melalui Mobil HALOBPOM bertujuan untuk memberikan pelayanan KIE lebih dekat kepada masyarakat khususnya komunitas sekolah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Obat dan Makanan yang aman.  Selain itu kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan branding kataBPOM sebagai identitas KIE BPOM. Melalui pengenalan informasi kataBPOM diharapkan masyarakat dapat mengetahui kanal informasi Obat dan Makanan yang kredibel dan valid. Disamping itu, sasaran kegiatan KIE melalui mobil HALOBPOM yaitu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam sistem pengawasan Obat dan Makanan melalui pelaporan dan pengaduan melalui kanal HALOBPOM dan SP4N LAPOR!.

Lebih lanjut Yanti Kamayanti Latifa memperkenalkan BPOM beserta tugas, fungsi, dan sistem pengawasan Obat dan Makanan kepada peserta KIE yang mengikuti kegiatan sosialisasi dengan penuh semangat. Para siswa/siswi juga terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan termasuk pada saat dilakukan simulasi penggunaan aplikasi BPOM Mobile untuk melakukan pengecekan legalitas produk Obat dan Makanan yang biasa mereka konsumsi sehari-hari.

Selain itu, dipaparkan juga edukasi Obat dan Makanan aman, diantaranya Pengenalan Logo Obat, Tips Mengonsumsi dan Menyimpan Obat Yang Benar, Waspada Penyalahgunaan Obat/ Obat Ilegal, Tips Memilih dan Mengonsumsi Pangan Aman, Cerdas Menggunakan Kosmetik Aman serta Waspada Bahaya Rokok kepada siswa/siswi, oleh Oke Dwiraswati, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Biro Hukum dan Organisasi BPOM. “Sebelum mengonsumsi Obat, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetik, serta Pangan Olahan ingat Cek KLIK, Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.” himbau Oke Dwiraswati.

Peserta juga diajak untuk ikut serta menjadi bagian dari pengawas Obat dan Makanan dengan menjadi konsumen cerdas, sadar Obat dan Makanan aman. Masyarakat harus lebih aware dengan Obat dan Makanan yang dikonsumsinya. “Masyarakat dapat mengadukan Obat dan Makanan yang diduga tidak memenuhi syarat/tidak memenuhi ketentuan/substandar atau menanyakan informasi seputar Obat dan Makanan melalui HALOBPOM dengan berbagai medianya (telepon, email, SMS, whatsapp, media sosial, aplikasi BPOM Mobile, atau datang langsung) atau bpom.lapor.go.id dan aplikasi SP4N LAPOR!”, jelas Oke Dwiraswati.

Tidak hanya edukasi melalui paparan materi, kegiatan KIE juga dilakukan dengan metode games atau permainan berhadiah gimmick kataBPOM yang mengandung pesan edukasi kataBPOM, sehingga diharapkan dapat lebih mengena di kalangan siswa/siswi, seperti permainan tebak kata, pesan berantai, seluncur bola, dan lompa bareng. Games edukasi dilakukan dengan melibatkan seluruh peserta KIE yang dibagi dalam beberapa kelompok. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan engagement peserta melalui kegiatan aktivasi yang interaktif sekaligus mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang sudah diberikan saat sosialisasi.

Mobil HALOBPOM di area sekolah menarik minat dan antusias komunitas sekolah dengan menghadirkan produk informasi seperti modul, banner dan leaflet kataBPOM, video edukasi obat dan makanan melalui media audiovisual, contoh-contoh produk obat dan makana ilegal serta pojok konsultasi dengan petugas Contact Center HALOBPOM. Kehadiran mobil HALOBPOM dimanfaatkan oleh para guru untuk berkonsultasi seputar permasalahan Obat dan Makanan yang dihadapi di lingkungan sekolah seperti pangan jajanan yang tidak aman, serta mendapatkan produk informasi berupa modul kataBPOM, leaflet Cek KLIK, BPOM Mobile, dan Pengaduan melalui Lapor! sebagai bahan ajar untuk siswa siswi.

Pihak komunitas sekolah yang diwakili Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, dan Wakil Kepala Sekolah sangat menyambut baik kegiatan KIE Obat dan Makanan ini di wilayah sekolahnya, dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga semakin menambah pemahaman dalam mengonsumsi Obat dan Makanan yang aman untuk meningkatkan kesehatan, terutama bagi para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Di akhir kegiatan, para peserta diajak kembali mengingat bahwa untuk mengetahui informasi Obat dan Makanan yang benar, pastikan memperoleh dari sumber yang benar dan tepat, yaitu dari BPOM sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengawasan Obat dan Makanan melalui berbagai kanal informasinya antara lain website, media sosial, atau media layanan informasi lainnya. Bukan kata orang, pastikan kataBPOM! (PM-Oke,Yanti)

Bagikan
Whatsapp