Jakarta Barat – Biro Hukum dan Organisasi kembali menggelar Kegiatan Sinergi Edukasi Obat dan Makanan Bersama Mitra BPOM Tahun 2023, yaitu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris di Kecamatan Taman Sari. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Reghi Perdana. Dalam pembukaanya, Reghi mengucapkan terima kasih kepada Komisi IX DPR RI yang terus mendukung BPOM dalam kegiatan edukasi. “Kegiatan Edukasi Obat dan Makanan bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi BPOM serta mengedukasi masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan memilih dan mengonsumsi obat dan makanan aman” (8/6).
Charles Honoris yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat untuk menjaga keluarga dan lingkungan sosial dari Obat dan Makanan Ilegal. Dalam kesempatan ini, Charles juga menerima masukan dan pertanyaan dari masyarakat Taman Sari terkait isu kesehatan.
Dalam kegiatan ini hadir pula anggota DPRD DKI Jakarta, dr. Stephanie Octavia dan Lurah Taman Sari, Abdul Malik Raharusun. Abdul Malik mengapresiasi terselenggaranya kegiatan edukasi yang menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat Taman Sari khususnya untuk mengetahui cara memilih dan mengonsumsi produk obat dan makanan yang aman.
Yanti Kamayanti Latifa, Pengawas Farmasi Obat dan Makanan Ahli Muda selaku Narasumber mengajak masyarakat untuk berhati-hati menerima infomasi hoaks mengenai obat dan makanan. “Bapak dan Ibu hati-hati ya jika menerima informasi Obat dan Makanan dari grup WhatsApp dengan bahasa yang provokatif, bisa jadi informasi tersebut adalah hoaks. Cek terlebih dahulu kebenarannya melalui website https://www.pom.go.id/ pada menu klarifikasi atau melalui BPOM Mobile pada fitur berita. Jika informasi tersebut telah diverifikasi benar maka boleh disebarkan kembali.”
“Terdapat lima produk yang diawasi BPOM, yaitu Obat, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetik, dan Pangan Olahan. Bapak dan Ibu bisa juga membantu BPOM untuk mengawasi produk obat dan makanan dengan cara menjadi konsumen cerdas yang memilih dan mengonsumsi obat dan makanan aman.” Jelas Oke Dwiraswati, Pengawas Farmasi Obat dan Makanan Ahli Muda selaku Narasumber kedua dalam kegiatan ini. Kemudian Oke menambahkan jika ingin memilih dan membeli produk obat dan makanan aman dapat menggunakan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, Posyandu, Karang Taruna, Pelaku Usaha UMKM, Pelajar, dan Masyarakat Kecamatan Taman Sari. Peserta yang berjumlah 500 orang tersebut antusias mengikuti kegiatan edukasi dengan aktif bertanya dan berdiskusi mengenai materi obat dan makanan serta menjawab pertanyaan kuis yang diberikan oleh narasumber. Peserta juga diberikan goodie bag yang berisi produk informasi Obat dan Makanan berupa Modul kataBPOM, leaflet serta kaos.
Keseruan kegiatan ini bertambah dengan kehadiran Mobil HALOBPOM yang tidak hanya memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga games berhadiah menarik. Peserta juga diajak untuk mengecek Nomor Izin Edar (NIE) Obat dan Makanan menggunakan BPOM Mobile. Selain itu, pelaku usaha yang hadir juga dapat berkonsultasi untuk mendaftarkan produk Obat dan Makanan di Mobil HALOBPOM. (PM-Fat)