BPOM Semarakkan Pameran Trade Expo Indonesia Ke-38 dengan Edukasi Obat dan Makanan Aman


23 Okt 2023 1.843

Tangerang Selatan – BPOM semarakan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 dengan membuka booth edukasi dan konsultasi seputar Obat dan Makanan. Kegiatan yang digelar pada tanggal 18-22 Oktober 2023 di ICE BSD secara offline dan virtual exhibition ini mengusung tema “Sustainable Trade for Global Economic Resilience”. TEI merupakan pameran dagang Business to Business (B2B) terbesar di Indonesia dan berskala Internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdangan RI bersama Kadin Indonesia.

Kegiatan dibuka  secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia harus mampu menguasai pasar dan memperluas ekspor ke Kawasan Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika. TEI ke-38 ini diharapkan dapat memperluas dan meningkatkan pasar sehingga pengusaha Indonesia, UMKM, dan Industri produk lokal Indonesia semakin maju dann menjadi bagian penting dari rantai pasok global.

“TEI kali ini terbagi menjadi 7 (tujuh) zona kategori, yaitu produk makanan minuman; perabotan rumah tangga; jasa dan digital; produk kecantikan dan perawatan pribadi; bahan kimia, energi, dan produk industri; peralatan medis dan kesehatan; serta fashion, tekstil dan aksesoris.” sebut Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI, yang hadir memberikan sambutan pada acara pembukaan TEI. Lebih lanjut Jerry mengatakan bahwa penyelenggaraan TEI diharapkan dapat memberikan kontribusi peningkatan ekspor dengan target transaksi dagang sebesar US$11 miliar.

Selain Jerry, pembukaan kegiatan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Wakil Ketua MPR RI, Gubernur Banten, Para Duta Besar Sahabat untuk Indonesia, Ketua Kadin Indonesia, Ketua AFINDO, para pelaku usaha dari Perusahaan nasional dan UMKM serta buyer/investor dari berbagai negara di Kawasan Timur Tengah, Asia dan Afrika. Perwakilan BPOM turut hadir dalam acara pembukaan diwakili oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Plt. Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan, dan Perwakilan Kepala Biro Hukum dan Organisasi.

Dalam rangkaian pameran TEI, BPOM menghadirkan booth dan petugas untuk memberikan layanan konsultasi/pemberian informasi seputar BPOM, layanan publik BPOM, business matching produk UMKM binaan BPOM, layanan konsultasi ekspor impor, registrasi produk hingga layanan pengaduan, informasi dan edukasi seputar Obat dan Makanan.  Petugas BPOM memberikan layanan di 2 (dua) area yaitu di Hall 7 dan Hall 5 ICE BSD City.

Lebih dari 100 orang pengunjung datang ke booth BPOM setiap harinya. Sebagian besar pengunjung booth adalah pelaku usaha yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Pelaku usaha antusias berkonsultasi seputar pendaftaran produk Obat dan Makanan dengan komoditi pangan adalah komoditi paling diminati. Tidak hanya pelaku usaha, masyarakat yang hadir turut bertanya seputar kemanan produk Obat dan Makanan serta bermain games edukasi.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan RI tanggal 22 Oktober 2023, tetapi virtual exhibition akan terus digelar sampai tanggal 18 Desember 2023. Dalam penutupannya Zulkifli menyebutkan bahwa volume tansaksi sementara TEI 2023 mencapai dua kali lipat dari transaksi tahun sebelumnya, yaitu tercatat sebesar USD 25,3 miliar atau Rp401,5 triliun.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya TEI 2023. Semoga kita terus mampu meningkatkan kolaborasi dan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik untuk bersama-sama meningkatkan ekspor nonmigas. Jika ekspor kita bisa menguasai dunia, barulah 2045 kita bisa menjadi  negara maju.” Ujar Zulkifli. (PM-Fat, Tia)

Bagikan
Whatsapp