Kampanyekan Bahaya Merokok, Mobil HALOBPOM hadir di SMPN 3 Tangerang Selatan


18 Nov 2023 2.379

Tangerang Selatan - Mobil HALOBPOM kunjungi SMPN 3 Tangerang Selatan untuk edukasi siswa tentang bahaya merokok yang bertempat di lapangan sekolah (Jumat,17/11/2023). Tidak hanya mengenai bahaya merokok, BPOM juga memperkenalkan tugas dan fungsi BPOM serta aplikasi BPOM Mobile untuk cek legalitas produk Obat dan Makanan.

Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Mobil HALOBPOM merupakan salah satu strategi efektif menyampaikan pesan kataBPOM dengan menjangkau area masyarakat yang lebih luas. Tampil dengan stiker baru, Mobil HALOBPOM menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas sekolah untuk lebih mengenal tugas dan fungsi BPOM.

"Terima kasih kepada BPOM yang telah bersedia untuk menyediakan edukasi untuk siswa kami" ujar Nofiardi, Kepala Sekolah SMPN 3 Tangerang Selatan. Nofiardi juga mengajak para siswa untuk tertib mendengarkan dan menyimak paparan materi yang diberikan BPOM.

"Nikotin adalah senyawa pada rokok yang membuat ketagihan. Saat menghisap rokok, nikotin akan masuk ke dalam darah yang mengakibatkan otak kita menghasilkan hormon dopamine. Dopamine ini akan membuat rasa bahagia yang candu. Namun masalahnya, asap rokok menghasilkan 4000 senyawa kimia, 400 senyawa berbahaya dan 43 senyawa penyebab kanker" Jelas Fauziah Mappamasing, PFM Ahli Muda Biro Hukum dan Organisasi selaku narasumber dalam paparannya mengenai bahaya merokok.

Fauziah melanjutkan bahwa tidak hanya nikotin, bahan racun dalam rokok, antara lain hydrogen cyanide (racun yang biasa dipakai untuk hukuman mati), dan aceton (bahan pembersih cat) yang dapat menyebabkan iritasi/luka pada paru-paru dan mata. Selain itu, ada naphtaline, benzopyrene, dibenzacridine, urethan, dan toulidine yang bersifat karsinogenik. Ada juga polonium sebagai bahan radioaktif dan pyrene yang biasa digunakan sebagai pelarut industri. Pada kesempatan ini, Fauziah juga mengajak siswa untuk tetap merasakan bahagia dengan hidup sehat tanpa rokok dengan melakukan aktivitas positif untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik.

Materi dilanjutkan oleh Myra Vania, PFM Ahli Pertama Biro Hukum dan Organisasi yang memaparkan tugas dan fungsi BPOM, termasuk komoditi pengawasan BPOM. “Terdapat lima komoditi yang diawasi oleh BPOM, antara lain Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Kesehatan, dan Pangan Olahan” sebut Myra. Paparan materi ditutup dengan mengenalkan aplikasi BPOM Mobile kepada siswa. Sebanyak 5 (lima) orang siswa diajak melakukan simulasi cek Nomor Izin Edar (NIE) dengan menggunakan 2 (dua) cara yaitu scan 2D Barcode dengan menu Scan Produk dan input data produk melalui Cek NIE yang ada dalam aplikasi tersebut.

Sebanyak 800 siswa SMPN 3 Tangerang Selatan antusias menyimak penjelasan dan menjawab pertanyaan dari narasumber. Respon positif diberikan oleh siswa dan dewan guru atas kegiatan KIE Mobil HALOBPOM sehingga tertarik mengikuti kegiatan edukasi BPOM kembali jika ada kesempatan di lain waktu.

Keseruan rangkaian KIE Mobil HALOBPOM dilanjutkan dengan sesi games edukasi berhadiah menarik yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam edukasi Mobil HALOBPOM. Games edukasi terdiri dari tiga bagian, yaitu games berkelompok tebak kata seputar BPOM, games berkelompok relay kalimat seputar Obat dan Makanan aman serta games individu jawab pertanyaan fishbowl seputar BPOM. Pada sesi games, siswa dikenalkan dan diajak untuk mem-follow akun media sosial BPOM.

Melalui kegitan KIE Mobil HALOBPOM kali ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya merokok serta memilih Obat dan Makanan aman yang dikemas dengan cara menghibur dan menarik. (PM_Fatima)

 

Bagikan
Whatsapp