BPOM Ajak Masyarakat Grogol Petamburan untuk Menjadi Konsumen Cerdas dan Aktif dalam Pengawasan Obat dan Makanan


09 Jan 2024 314

Jakarta Barat – Biro Hukum dan Organisasi kembali menggelar Kegiatan Sinergi Edukasi Obat dan Makanan bersama dengan Mitra BPOM, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengunjungi masyarakat di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada hari Senin (08/01/2024). “Beratnya tugas pengawasan Obat dan Makanan yang diemban BPOM, memerlukan adanya kolaborasi pengawasan Obat dan Makanan dengan masyarakat. Melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi, BPOM mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan terlibat dalam pengawasan Obat dan Makanan”, ujar Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Reghi Perdana dalam sambutan kegiatan ini. “BPOM berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengawasi Obat dan Makanan untuk menyiapkan generasi muda yang sehat, mewujudkan generasi emas Indonesia 2045,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengajak peserta kegiatan untuk bergotong royong dalam pengawasan Obat dan Makanan. “Keterbatasan BPOM dengan hanya 5000 orang pegawai harus mengawasi peredaran Obat dan Makanan di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, BPOM tidak dapat bekerja sendiri. Melalui sosialisasi ini, BPOM mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam pengawasan Obat dan Makanan, memastikan Obat dan Makanan layak di konsumsi,” tuturnya.

Kepada 250 orang peserta kegiatan, Myra Vania Wisnuputri, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama menjelaskan bahwa BPOM memiliki Sistem Pengawasan Obat dan Makanan, yang terdiri atas 3 (tiga) pilar pengawasan yaitu: pilar pengawasan oleh pemerintah (BPOM), pilar pengawasan oleh produsen, dan pilar pengawasan oleh masyarakat.

Masyarakat terlibat aktif dalam pengawasan Obat dan Makanan dengan melakukan pengecekan Obat dan Makanan. Jika ditemukan produk yang diduga membahayakan,  segera laporkan ke BPOM melalui berbagai kanal pengaduan BPOM, diantaranya Contact Center HALOBPOM 1500533, aplikasi BPOM mobile dan juga saluran lainnya,” jelas Myra.

Masyarakat dapat memilih obat dan makanan yang aman dengan melakukan Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Masyarakat juga dapat dengan mudah melakukan pengecekan produk dengan menggunakan aplikasi BPOM Mobile, yang dapat diunduh pada playstore dan apps store. Disamping itu kesadaran membaca informasi Nilai Gizi (ING) pada label kemasan perlu ditingkatkan  agar masyarakat dapat memantau secara mandiri asupan gizi harian, khususnya bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan khusus yang harus membatasi konsumsi Gula, Garam dan lemak (GGL).

Melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) ini, diharapkan masyarakat menjadi konsumen cerdas dalam memilih Obat dan Makanan aman serta berperan aktif dalam pengawasan Obat dan Makanan. (PM-Dwi)

Bagikan
Whatsapp