Jargon KataBPOM Menggema di Jelambar Baru: Masyarakat Diajak untuk Menjadi Konsumen Cerdas


12 Jan 2024 138

Warga Jelambar Baru, khususnya RW 09, sangat senang dengan kehadiran BPOM bersama dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris di tempat ini. Kami berharap edukasi dan sosialisasi yang disampaikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk obat dan makanan yang berkualitas.” Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RW 09 Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol, Enny Wati dalam sambutannya (Senin, 8/1/2023).

Biro Hukum dan Organisasi bersama Mitra BPOM, Komisi IX DPR RI menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi melalui Sinergi Edukasi Obat dan Makanan. Kegiatan yang dihadiri oleh 250 orang warga Jelambar Baru dan sekitarnya ini disambut antusias dan semangat warga untuk mendapatkan edukasi dan sosialisasi yang diberikan oleh petugas BPOM.

Charles Honoris dalam sambutannya menyampaikan bahwa Komisi IX DPR RI membawahi bidang ketenagakerjaan, pengendalian penduduk dan juga kesehatan. BPOM merupakan lembaga negara yang menjadi salah satu mitra DPR yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan Obat dan Makanan. Dalam menjalankan amanat tersebut, BPOM memerlukan dukungan masyarakat untuk bekerjasama mengambil peran mengawasi peredaran produk obat dan makanan di pasaran. Dengan memilih produk yang berkualitas, tentu akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Reghi Perdana, Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPOM. “Mari menjadi konsumen cerdas dengan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa).” Masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam jika menemukan produk yang tidak sesuai ketentuan atau mencari informasi seputar obat dan makanan melalui berbagai kanal BPOM baik melalui layanan HALOBPOM 1500533, Whatsapp, Email, dan juga aplikasi BPOM Mobile.

Pada kegiatan ini, Silma Awalia,Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, turut memberikan sosialisasi tentang BPOM dan mengajak masyarakat untuk tidak mudah terhasut dengan informasi maupun berita yang sedang viral. Masyarakat diminta kritis terhadap informasi atau berita yang beredar dengan menyaring informasinya terlebih dahulu sebelum menyebarkannya kembali. Informasi seputar pengawasan obat dan makanan yang tepat, akurat dan terpercaya dapat diperoleh melalui kanal resmi BPOM. ”Bukan kata orang, pastikan kataBPOM”, seru Silma memperkenalkan jargon kataBPOM kepada warga Jelambar.

Tidak hanya edukasi, masyarakat juga diperkenalkan dengan Aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa legalitas produk Obat dan Makanan melalui fitur scan barcode pada kemasan produk yang tersedia. Selain itu, BPOM Mobile juga dilengkapi dengan fitur pengaduan bagi masyarakat yang ingin melakukan pengaduan atau pelaporan jika ditemukan produk Obat dan Makanan mencurigakan atau tidak memenuhi ketentuan (seperti rusak atau kedaluwarsa). Peserta yang mencoba aplikasi BPOM Mobile akan mendapatkan gimmick menarik.

BPOM menghimbau agar warga yang hadir pada kegiatan ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada keluarga dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercipta masyarakat yang berdaya dan cerdas berinformasi untuk dapat memilih Obat dan Makanan yang aman, bagi dirinya dan keluarga. (PM – Irene)

Bagikan
Whatsapp