Jakarta – Mengawali tahun ajaran baru 2024/2025 Mobil HALOBPOM hadir memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) seputar Obat dan Makanan kepada komunitas sekolah SMP Negeri 90 di bilangan Jakarta Timur (16-17/07/2024).
Kegiatan KIE merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi BPOM dalam rangka melindungi serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat pada Sistem Pengawasan Obat dan Makanan. Disamping itu komitmen BPOM untuk berkontribusi dalam mewujudkan generasi emas tahun 2045 menjadi salah satu dasar pelaksanaan KIE kepada para siswa sekolah.
Kedatangan Tim Biro Hukum dan Organisasi ke SMP Negeri 90 Jakarta disambut hangat dan antusias oleh siswa-siswi dan para guru. Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 90 Jakarta, Diana Prastnawati dan dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah, dewan guru serta siswa SMP Negeri 90 Jakarta. Diana dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BPOM yang telah hadir mengunjungi dan memberikan edukasi yang dikemas dengan menarik untuk para siswa.
Hari pertama, edukasi BPOM dilakukan pada pagi hari setelah kegiatan pembiasaan pada siswa di sekolah. Disambut oleh kurang lebih 200 siswa kelas 8 dan 9, Aditha Puspo Wijayanti, PFM Ahli Muda Biro Hukum dan Organisasi memberikan edukasi. ”Ada satu tips mudah dari BPOM, sebelum memilih Obat dan Makanan yaitu dengan melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa)”, jelas Aditha.
Hari kedua, kegiatan dilakukan pada sore hari dengan peserta kurang lebih 200 siswa kelas 7 dan 8. Tidak kalah menarik dari hari pertama, para siswa pun terlihat antusias menyimak edukasi yang disampaikan oleh Silma Awalia, PFM Ahli Muda Biro Hukum dan Fauziah Mappamasing, PFM Ahli Madya Biro Hukum dan Organisasi.
Pada kesempatan ini, BPOM memberikan tips memilih Obat dan Makanan yang aman, serta Cek KLIK (Cek Kemasan, Label Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi Obat dan Makanan. Tidak hanya itu, para siswa diajak untuk waspada terhadap bahaya rokok serta didorong untuk menjadi generasi sehat tanpa rokok. Harapannya, siswa tidak mudah tergiur dengan pergaulan kekinian yang mengarah pada gaya hidup yang kurang sehat.
Para siswa juga diajak untuk melakukan simulasi pengecekan produk pangan olahan yang mereka bawa dengan aplikasi BPOM Mobile secara mandiri. Mereka terlihat antusias, karena dengan satu langkah mudah, produk Obat dan Makanan yang sehari-hari dikonsumsi dapat dengan mudah dipastikan keamanannya melalui aplikasi BPOM Mobile. “Kak, kalau setelah cek produk jajanan yang terkemas di BPOM Mobile, namun muncul tulisan produk tidak ditemukan, kami harus gimana?”, ujar Putri, salah satu siswa. “Jika produk tidak ditemukan, adik-adik dapat menghubungi HALOBPOM 1500533, atau melalui chat WhatsApp, ataupun melalui bpom.lapor.go.id”, jelas Silma. BPOM menjamin keamanan, khasiat dan mutu produk obat dan makanan yang telah terdaftar di BPOM. Jika masyarakat memerlukan informasi atau ingin melakukan pengaduan seputar pengawasan Obat dan makanan, dapat menghubungi HALOBPOM melalui berbagai kanal media seperti telepon, email, SMS, WhatsApp dan aplikasi BPOM Mobile, maupun kanal pengaduan SP4N-LAPOR BPOM.
Selain edukasi, para siswa juga diajak bermain games yang disajikan dengan menarik diantaranya kuis fishbowl, tebak gambar, mini bowling, dan pesan berantai. Tidak hanya menghibur, games edukasi juga memberikan manfaat dalam berbagai aspek, seperti peningkatan konsentrasi, keterampilan motorik, dan kemampuan berkomunikasi dalam kelompok.
Dalam rangka mendorong literasi siswa dan komunitas sekolah lainnya, BPOM juga memberikan modul KIE kataBPOM yang berisi edukasi seputar informasi Obat dan Makanan untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di sekolah. Dengan semangat tahun ajaran baru, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, berdaya dan bijak dalam memilih produk Obat dan Makanan agar mampu melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya (PM-Irene)